Banyak hal sederhana yang terjadi didalam sistem tubuh kita. Kesederhaan tersebut mungkin tak kita sadari walaupun sebenarnya banyak manfaat yang dapat kita ambil. Mungkin secara singkat kita dapat lihat sistem tubuh kita apakah masih berjalan normal atau tidak. Yuk simak…
Adaptasi terhadap reseptor sentuhan
Apa bukti ini yang menunjukkan bahwa reseptor sentuhan (reseptor Meisner) pada kulit tersebut telah beradaptasi terhadap stimulus yang diberikan? Hal tersebut dapat kita buktikan melaluipercobaan skala laboratorium. Ketika logam diletakkan pada kulit permukaan ventral lengan timbul sensasi sentuhan yang segera hilang setelah beberapa detik kemudian. Setelah sensasi hilang, diletakkan logam yang sama diatasnya dan sensasi yang timbul lebih cepat menghilang dibandingkan sensasi logam yang pertama.
Adaptasi reseptor ini dinamakan adaptasi sensori, yaitu suatu bentuk penyesuaian diri reseptor tehadap adanya stimulus yang diberikan, sehingga stimulus yang diberikan kembali akan lebih singkat untuk dirasakan. Adaptasi sensori ini berfungsi untuk membantu kulit beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan. Sebagai contoh, pada saat memegang suatu benda, kulit tidak akan merasa sentuhan dan tekanan yang berlarut-larut sehingga membuat kita nyaman (tidak terasa aneh). Dalam hal ini, reseptor yang berperan adalah reseptor Meisner (reseptor sentuh) dan kemudian disusul oleh reseptor pacinian (reseptor tekanan). Stimulus sentuh lebih cepat terasa dibanding dengan stimulus tekanan karena Meisner terletak lebih atas dekat permukaan kulit daripada korpuskel pacinian sehingga Meisner lebih cepat menerima stimulus. Continue reading