Aplikasi Sederhana Salah Satu Sistem Tubuh Kita : Adaptasi Reseptor

Banyak hal sederhana yang terjadi didalam sistem tubuh kita. Kesederhaan tersebut mungkin tak kita sadari walaupun sebenarnya banyak manfaat yang dapat kita ambil. Mungkin secara singkat kita dapat lihat sistem tubuh kita apakah masih berjalan normal atau tidak. Yuk simak…

Adaptasi terhadap reseptor sentuhan

Apa bukti ini yang menunjukkan bahwa reseptor sentuhan (reseptor Meisner) pada kulit tersebut telah beradaptasi terhadap stimulus yang diberikan? Hal tersebut dapat kita buktikan melaluipercobaan skala laboratorium. Ketika logam diletakkan pada kulit permukaan ventral lengan timbul sensasi sentuhan yang segera hilang setelah beberapa detik kemudian. Setelah sensasi hilang,  diletakkan logam yang sama diatasnya dan sensasi yang timbul lebih cepat menghilang dibandingkan sensasi logam yang pertama.

Adaptasi reseptor ini dinamakan adaptasi sensori, yaitu suatu bentuk penyesuaian diri reseptor tehadap adanya stimulus yang diberikan, sehingga stimulus yang diberikan kembali akan lebih singkat untuk dirasakan. Adaptasi sensori ini berfungsi untuk membantu kulit beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan. Sebagai contoh, pada saat memegang suatu benda, kulit tidak akan merasa sentuhan dan tekanan yang berlarut-larut sehingga membuat kita nyaman (tidak terasa aneh). Dalam hal ini, reseptor yang berperan adalah reseptor Meisner (reseptor sentuh) dan kemudian disusul oleh reseptor pacinian (reseptor tekanan). Stimulus sentuh lebih cepat terasa dibanding dengan stimulus tekanan karena Meisner terletak lebih atas dekat permukaan kulit daripada korpuskel pacinian sehingga Meisner lebih cepat menerima stimulus. Continue reading


Sudah Saatnya Dekrit Presiden 23 Juli 2001 Dijalankan

Masih ingatkah kita akan Dekrit kedua di negeri ini yang gagal??? Dinihari, 23 Juli 2001, tepat pukul 01.17 WIB, Presiden Abdurrahman Wahid mengumumkan Maklumat Presiden RI yang kemudian dikenal dengan Dekrit Gus Dur. Di dalam dekrit yang dibacakan salah seorang jurubicara presiden, Yahya C. Staquf, itu Gus Dur menegaskan bahwa telah terjadi krisis konstitusional yang memperparah krisis ekonomi dan penegakan hukum serta pemberantasan korupsi. Dengan segala pertimbangan itu, dengan keyakinan dan tanggung jawab untuk menyelamatkan negara dan bangsa serta berdasarkan sebagian terbesar masyarakat Indonesia, Gus Dur menegaskan bahwa sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dirinya terpaksa mengambil langkah-langkah luar biasa untuk memaklumkan tiga hal pokok, sebagai berikut:

Pertama, membekukan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI dan Dewan Perwakilan Rakyat RI; kedua, mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dan mengambil tindakan serta menyusun badan yang diperlukan untuk penyelenggaraan pemilihan umum dalam waktu setahun; dan ketiga, menyelamatkan gerakan reformasi total dari hambatan unsur-unsur Orde Baru dengan membekukan Partai Golkar sambil menunggu. Continue reading


Problem Solving

Problem solving merupakan suatu proses mental dan intelektual dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah berdasarkan data dan informasi yang akurat, sehingga dapat diambil kesimpulan yang tepat dan cermat serta menjadi solusi dalam penyelesaian masalah tersebut. Secara umum tentunya kita akan tahu bagaimana cara-cara kita ketika sedang menghadapi masalah. Walaupun terkadang apa yang kita lakukan sudah benar dan mencapai sebuah kesimpulan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah, tapi mungkin ada beberapa hal yang kita lupakan sehingga hasil implementasinya tak begitu sempurna. Disini saya mencoba mmengidentifikasikan beberapa langkah dalam menemukan solusi dari suatu masalah. Ini merupakan apa yang saya dapat dari materi kuliah digabung dengan apa yang saya dapat dari pengalaman berorganisasi. Secara umum langkah-langkah tersebut saya susun sebagai berikut :

Identifikasi Masalah


Identifikasi masalah merupakan hal mendasar dalam problem solving. Kita harus bisa mendefinisikan masalah yang sedang kita hadapi sehingga kita bisa lebih fokus. Definisi disini melingkupi batasan-batasan masalah yang nantinya akan membantu kita dalam menentukan parameter keberhasilan solusi yang kita dapatkan. Continue reading


Kumpul Angkatan : rRr

Setelah direncanakan sekian lama akhirnya angkatan 2008 Sekolah Farmasi bisa berkumpul lagi. Tadinya acara ini dijadwalkan pas masa liburan kemarin di sekitar bulan Desesmber tapi dibatalin karena suatu hal dan kembali disusun awal Januari ketika minggu pertama kuliah dan akhir pekan juga, tapi lagi-lagi batal. Akhirnya acara ini (rRr) terwujud di minggu kedua Februari ini. Entah apa yang terjadi dibelakang sana, saya pribadi mengucapkan terima kasih atas usaha teman-teman sehingga acara rRr ini terwujud, khususnya kepada Adin, Angga, Cia, Eja dan kawan kawan yang mempanitiai acara ini.

Sabtu, 11 Februari 2012, pukul 07.00 anak-anak SF 2008  dijadwalkan berkumpul digerbang ganesha dan yang telat didenda, 1 menit telat denda 1 ribu. Sepertinya sistem denda ini cukup efektif, cukup efektif untuk menutupi kekurangan dana dari iuran anak-anak sebesar 25 ribu per orang. Maklum jiwa telat masih menjamur walaupun sudah tingkat 4 (atau malah makin resisten kali ya). Namanya juga Indonesia yang sangat menjunjung toleransi, jam 8 pun baru bisa berangkat ke tempat tujuan, DE’ RANCH, dengan berbagai alasan dan permasalahan yang ada. Bagi saya dengan jumlah yang ikut mencapai angka 100 lebih ini masih membuktikan rasa kebersamaan angkatan yang sungguh terasa disaat tingkat 4 yang kebnyakan orang sudah mulai tambah individualis apalagi dengan kejaran target TA. Continue reading


Sebuah Desa Aja Bisa, Kenapa Kampus Tidak?

Saya tak sengaja menemukan sebuah video yang menurut saya membanggakan, sebuah desa bisa bebas dari asap rokok. Desa Bone Bone yang diinisiasi oleh kepala desanya telah menjelma desa yang sehat. Bahkan apa yang terjadi didesa tersebut telah menginspirasi pejabat-pejabat setempat untuk berhenti merokok juga. Sebuah inisiasi hidup sehat yang membanggakan. Lalu, pertanyaannya adalah bisakah kita sebagai kaum terdidik yang tentunya tahu bahaya merokok bisa berbuat hal demikian.

Continue reading


Harapan dan Target Tugas Akhir (TA)

Continue reading


Sistem ISMAFARSI Komisariat ITB

ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia) merupakan salah satu organisasi ekstra kampus yang diikuti HMF. HMF sendiri berdiri sebagai komisariat yang dipimpin oleh seorang komsat. Komisariat ini beranggotakan semua anggota HMF. Oleh karena itu, keberadaan HMF di ISMAFARSI itu tentunya harus mewakili anggota HMF sendiri. Dalam hal ini yang punya tanggung jawab penuh sekaligus pemegang kekuasaan eksekutif (HMF) adalah kahim, dimana secara tidak langsung kahim seharusnya wajib ikut ke kegiatan ismafarsi tingkat nasional dan sebagainya. Namun pada kenyataannya keadaan ideal itu tak pernah sesuai dengan kenyataan. HMF sendiri sudah ada pembagian kerja dimana kahim punya direktur untuk jadi perpanjangan tangannya di bidang masing-masing. Dalam hal ini kalau kahim tidak bisa selalu hadir di acara-acara ISMAFARSI, akan diwakilinya oleh direktur. Kalau direktur tak bisa juga, ya sama bawahnya lagi dan seterusnya sampe ke staff divisi. Lagi-lagi hal ini menurut saya hanyalah sebuah keidealan yang sangat jarang terjadi dalam dunia nyata. Menurut pandangan saya hal tersebut memang terjadi secara struktural tapi tidak dalam hal tanggung jawab. Sampai saat ini saya sudah menjadi anggota HMF dan sudah dipimpin oleh 4 kahim yang berbeda walaupun ada yang hanya sebentar merasakannya. Dari situ yang saya rasakan bahwa selama ini tidak ada kahim yang meprioritaskan acara-acara ISMAFARSI sebagai tujuan mereka tapi dari 4 generasi kahim tersebut ada yang bisa memprioritaskan Kongres APPS. Ini sangat menggelikan karena sudah budaya bahwa ‘jalan-jalan’ ke luar negeri itu lebih elegan. Dari 4 generasi kahim tersebut saya juga baru menemukan satu kahim yang benar-benar memberikan pembekalan (ini yang saya tahu). Pada intinya saya hanya bisa bilang bahwa ISMFARSI itu bukan apa-apa di HMF, dimana terkadang saya melihat ada harapan mahasiswa luar terhadap peran HMF yang tinggi. Continue reading


Sebuah Janji Menuju Resolusi

Menghilang mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang akan saya lakukan setelah terlalu mendalami dunia perpolitikan kampus, khususnya di lingkungan himpunan farmasi sendiri. Mungkin pilihan untuk menghilang adalah keputusan seorang pecundang tapi setiap keputusan tentu ada alasan yang melatarbekanginya. Selama berkecimpung didunia perpolitikan himpunan saya cukup sadar diri tentang pandangan massa himpunan secara umum. Mungkin saya punya posisi struktural yang cukup strategis dimata mereka, tapi saya yakin tak terlalu mendapat posisi strategis dihati mereka. Hal ini kemabli ke karakter saya yang cukup keras dan suka meledak-ledak dalam bersikap. Saya tak harus berpikir panjang ketika harus mengkritik ataupun sekedar bergaul, saya tak peduli posisi saya sebagai wakil ketua umum. Saya tetap memposisikan diri sebagai diri pribadi saya sendiri tanpa harus menjadi sosok wakil ketua yang harus menjaga sikap, omongan, dan menunjukkan wibawa.
Keadaan saya tersebutlah yang melatarbelakangi saya untuk mencoba menjauh dari hiruk pikuk politik himpunan. Saya merasa apa yang saya lakukan selama ini juga kurang mendapat respon. Tindakan-tindakan saya juga tak terlalu berpengaruh ke perpolitikan kampus menjadi lebih baik. Belum lagi hal tersebut tak dipungkiri terhadap akademik saya walaupun tak terlalu signifikan atau bisa dibilang bukan masalah nilai akhir. Namun lebih berpengaruh ke dalam prosesnya, bayangkan ketika ada kerjaan kelompok saya juga ada kerjaan himpunan dan tentunya saya lebih memilih kerjaan himpunan. Saya tak tahu kenapa tapi saya memang selalu meletakkan kepentingan kampus diatas. Saya hanya berkeyakinan saya akan menjalankan apa yang telah teman-teman amanahkan kepada saya. Hal ini karena ini adalah amanah pertama yang pernah saya terima selama ini jadi saya hanya mencoba memaksimalkan apa yang bisa saya lakukan. Namun dalam akhirnya saya merasa apa yang saya lakukan belum sesuai dengan harapan saya sehingga saya lebih memilih untuk fokus lagi ke lehidupan pribadi saya sendiri, dengan kata lain mulai menghilang dari dunia perpolitikan kampus serta membatasi pergaulan saya. Continue reading

Pengemis vs Pengamen

Ketika kita berjalan-jalan tak jarang kita menemui apa yang disebut pengemis dan pengamen. Keduanya juga tak jarang kita temui ketika kita sedang makan dipinggir-pinggir jalan. Mungkin banyak hal yang bisa kita amati dari keduanya. keduanya sama-sama mencari uang. Mungkin banyak hal yang mesti kita telisik lebih dalam antara keduanya.

Pengemis lebih berpenampilan kucel karena kalau berpenampilan rapi tak akan anda sebut pengemis. Mengemis saya rasa sudah menjadi salah satu jenis pekerjaan didunia ini. Sebuah pekerjaan tentunya menawarkan sesuatu, entah barang atau jasa. Pengemis saya rasa lebih menawarkan kesengsaraan mereka untuk untuk memperoleh keibaan dari sang target. Selain memperlihatkan kekucelan mereka menghiasi penampilan mereka dengan atribut-atribut penunjang, misalkan saja membawa anak-anaknya yang masih sangat kecil. Mungkin ada yang melakukannya karena keterpaksaan tapi tak banyak juga yang melakukannya karena kesengajaan. Ada juga yang membawakan penyakit mereka, entah itu cacat permanen atau tidak. Hal tersebut akan menambah keibaan sang target. Continue reading


Manusia vs Tikus : Rongga dan Daerah Tubuh

Manusia dan tikus memiliki organ yang membentuk suatu sistem yang letaknya dapat diketahui melalui terminologi anatomi. Pengetahuan tentang letak organ dalam tubuh penting dalam diagnosa awal suatu penyakit. Sistem tubuh membentuk suatu kesatuan yang bekerja sama mencegah terganggunya homeostasis tubuh.

Organ-organ vital pada tikus dan juga pada manusia berada pada tempat yang dinamakan rongga tubuh (body cavity). Rongga ini berfungsi sebagai perlindungan dari gangguan eksternal sekaligus memungkinkan perubahan bentuk dan ukuran organ dalam tanpa mengganggu fungsi organ lain. Tubuh manusia memiliki lima rongga yaitu kranial, spinal, rongga dada/toraks, abdominal, dan pelvic. Continue reading


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.