Tanggung Jawab dan Tantangan Baru


Organisasi adalah tempat untuk belajar, belajar berorganisasi, belajar bersosialisasi, belajar berprinsip, belajar berkomitmen, dan belajar banyak hal. Mungkin kita tidak akan menyanka akan punya peran penting dalam sebuah organisasi, organisasi yang kecil ataupu bahkan organisasi yang besar.

Sampai saat ini saya terkadang masih bingung dengan apa ang ada dihadapan saya. Hal ini dimulai ketika saya menjadi calon ketua Perhimak Bandung sampai saya menjadi calon Ketua HMF “Ars Praeparandi” ITB. Untuk organisasi yang pertama mungkin bukan sesuatu yang luar biasa karena semua angkata 2008 dicalonkan semua, walaupun harus ada kemauan. Akan tetapi hal ini sangat berbeda dengan pencalonan yang kedua karena dalam pencalona ini lebih dibutuhkan pemikiran yang matang dan mental yang kuat. Khusus pencalonan yang kedua mungkin sampai saat inipun masih banyak orang yang bertanya – tanya atau bahkan mempertanyakan kenapa langkah tersebut saya ambil. Saya rasa ini sangatlah wajar dengan melihat fakta yang terjadi, baik tentang HMF itu sendiri maupu tentang track record saya dihimpunan.

Sesuatu itu memang berasal dari sebuah niat. Saya rasa niat awal saya bukanlah menjadi seorang pemenang, bahkan hal itu sudah saya sampaikan ketika hearing didepan massa. Akan tetapi sebenarnya niatan tersebut berubah seiring dengan berjalannya waktu dengan melihat kondisi yang ada, baik suasana lingkungan maupu kondisi calon yang lain. Walaupun niatan itu elah berubah, dalam hati kecil saya masih tertanam bahwa saya tak mungkin menjadi seorang pemimpin disebuah organisasi yang besar seperti HMF ini. Pada akhirnya memang itulah yang terjadi, saya tak terpilih menjadi pemenang dalam pemilu. Dari hasil ini tentu saja banyak menimbulkan komentar – komentar yang berbeda – beda, mungkin ada yang sedih, bangga, senang, ataupun biasa – biasa saja. Mungkin mereka sedih karena apa yang mereka dukung dan mereka perjuangkan tak membawa hasil. Tapi ada sekelompok orang yang bangga (kagum), mungkin karena saya bisa menyakinkkan sekelompok orang untuk mendukung saya denagn hanya waktu 2 bulan dibandingkan teman – teman yang lain yang sudah dikenal dikalangan massa himpunan dari awal mereka masuk.

Sekarang hal tersebut adalah masa lalu bagi saya. Yang perlu diperhatikan adalah imbas yang terjadi dari masa lalu tersebut. Imbas tersebut adalah sayya dianggap orang yang punya komitmen untuk HMF dan saya juga dianggap untuk bisa berperan lebih dihimpunan, bukan sekedar menjadi anggota biasa. Imbas nyata yang terjadi adalah saya mendapat amanah untuk menjadi second man di organisasi HMF. Sesuatu yang tak terbayangkan sebelumnya. Akan tetapi dalam hal mendapatkan amanah, yang terpenting adalah menjaga, melaksanakan, dan memanfaatkan amanah tersebut sehingga saya dapat mendapat MANFAAT YANG TERASA dari apa yang saya lakukan.

About Asyhar


One response to “Tanggung Jawab dan Tantangan Baru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: