My Golden Memories : Al Huda


Pondok Pesantren Al Huda, Jetis, Kutosari, Kebumen itulah tempat yang penuh kenangan buat saya. Sore ini ketika saya melihat – lihat foto di facebook, seakan – akan banyak kenangan yang tergambar. Saya masih bagaimana gedung – gedung Al Huda yang melindungi saya selama saya tinggal disana.

 

Itu merupakan salah satu bagan yang biasa kita sebut komplek A (bawah) dan komplek B (atas) sedangkan gedung yang terlihat indah adalah bagian dari mushola pesantren. Masih ada komplek C yang punya lapangan yang cukup luas yang biasa dipakai buat maen bola atau lainnya ketika waktu senggang.

Banyak kegiatan yang kita lakukan dipesantren. Kalau kita lagi makan bisanya kayak gini, makannya bareng – bereng, tempatnya juga bareng – bereng, yang penting kumpul bareng – bareng.

Kalau abis makan pagi kan biasanya sekolah umum ada yang sekolah diluar ada yang sekolah di yayasan milik pesantren. Tiap pagi sebelum makan kita dibiasakan bangung sekitar jam 4 pagi, lebih gampangnya sebelum adzan shubuh, klo gak bangun biasanya disabetin pake sajadah atau sarung, lumayan kan? haha… tapi inilah yang membuat kita disiplin. Abis sholat shubuh kita langusng ngaji juz ‘amma.

Ngaji juz ‘amma ini sistemnya setoran tapi kita juga harus bener secara tajdwid. Klo juz ‘amma udah beres biasanya dilanjutin dg surat – surat yang umum seperti Yasin untuk diapalain. Klo ini juga udah beres, kita setoran al quran, tapi gak diwajibin untuk ngapalin sih. Saya sendiri sudah mencoba semuanya mulai dr juz ‘amma, surat2 umum, sampai baca al quran.

Klo abis sekolah hal pertama yang dilakuin ya biasanya ikut madrasahan abis sholat ashar ampe sebelum maghrib.

Madrasah ini adalah sebuah sistem pembelajaran berjenjang dimana dibagi mulai dari kelasa satu sampai kelas enam. Banyak hal yang dipelajari dari ilmu nahwu, shorof, sampai akhlak. Untuk naik ke kelas yang lebih lanjut diadakan tes semesteran, sistemnya sih kayak ujian sekolah gitu. Saya sendiri sebenarnya sudah sampai kelas enam tapi gak sampai tuntas alias tamat sih karena keburu keluar untuk menyepi ke bandung guna ikut SNMPTN.

Nah kalo abis maghrib kita ngajinya adalah khusus nahwu, yaitu dimulai dari jurumiyah dan murodhan. Itu yang diagendakan sampai waktu maghrib. Sistem Jurumiyah itu masih menghafal, kita setoran dan nanti dicek hafalannya dg menyebut salah satu lafal dan kita mengartikan dan menruskan. Klo murodahn sebenarnya sama seperti jurumiya tap disini diberi penjelasan oleh gurunya. Sistem ujian untuk keduanya mirip dan beginilah suasananya.

Nah abis ujian biasanya yang lulus iuran buat syukuran, simpel aja kita do’a bareng trus makan – makan berang dengan ngundang semua pengurus pesantren. Sering – seringnya sih kita pakenya soto pak Aji yang simple dan disukai anak2 pesantren. Maklum untuk kelas anak pesantren soto termasuk makanan mahal loh, haha

Sebenarnya masih ada tingkatan lain untuk ilmu nahwu, tapi saya lupa, intinya tingkatan tertingginya adalah alfiyah. Disitu ada 1000 bait yang mesti kita hafal dan pahami. Namu tingkatan abis murodhan itu ngajinya dilakukan abis shubuh, jadi abis setoran al quran.

Masih ada satu lagi ilmu yang dipelajari secara khusus yaitu ilmu shorof yang biasa dilakukan abis ‘isya. Untuk ilmu ini dibagi berdasarkan tingkatan kita di madrasah, mulai dari yang hanya hafal2an doang sampai kita mempelajari perubahan kata dasar bahasa arab.

Selain kegiatan – kegiatan diatas masih ada beberapa kegiatan lainnya seperti ziaroh kubur, khataman, latihan ngomong, membaca al barjanji, khaul, dan lain sebagainya.

Bandungan

Ini adalah sistem ngaji bagi semua nak pesantren tanpa mengenal tingkatan dan langsung oleh romo kyai.

Ziarah Kubur

Biasanya dilakukan seminggu sekali

Latihan Pidato

Bisanya dilakukan 2 minggu sekali berselang seling dengan pembacaan al barjanji.

Pengajian Triwulanan

Ini adalah pengajian rutin tiap 3 bulan sekali dan biasanya ditunggu oleh anak – anak dimana kita bisa makan enak dan grtais karena biasanya anak pesantren diperlakukan istimewa oleh tuan rumah.

Khaul

Ini adalah acara tahunan yang biasanya diisi dengan pengajian dan tahlil massal disertai semaan al quran dan lain sebagainya.

Khataman

Ini adalah acara tiga tahuan dimana saya seniri telah mengikutinya dua kali. yang pertama saya sebagai peserta khatama murodhan dan yang kedua saya sebagai peserta al fiyah.

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: