7 Cerita Lain dalam ISMAFARSI


Sabtu, 2 Juni 2012, bertempat di Balai Sartika Unpad kami BPH ISMAFASRI Bandung Raya akhirnya menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) setelah selama kurang lebih 2 tahun memegang amanah membatu teman-teman komisariat dalam menjalankan aktivitas sebagai anggota ISMAFARSI. Melaui acara ini, saya terinspirasi untuk menceritakan 7 cerita saya yang berkesan dalam organisasi ini. Cerita ini saya sampaikan dalam bahasa yang sesuai dengan karakter saya, seperti yang sudah temen-temen kenal sebelumnya, hehe.

Aktif di Bagian Ke-ISMAFARSIAN-an HMF ‘Ars Praeparandi’ ITB

Dulu ketika ikut RTF (lupa kepanjangannya apa), acara kaderisasi masuk himpunan dan setelah mendengarkan berbagai materi, entah kenapa yang terlintas dalam benak saya adalah mau ikut aktif di ISMAFARSI. Seinget saya yang ada dalam benak saya adalah dengan ikut ISMAFARSI saya bakal punya teman satu Indonesia. Petualangan saya pun dimulai dengan ikut magang di divisi ISMAFARSI ketika selesai kaderisasi. Selanjutnya ketika ganti kepengurusan, saya pun memilih untuk jadi manager ISMAFARSI. Saya berasa gak punya pilihan selain jadi anggota ISMAFARSI, padahal kondisi saat itu divisi ISMAFARSI bukanlah sesuatu yang wah, bahkan bisa dibilang divisi yang ecek-ecek. Begitu pula ketika saya menjadi wakil ketua umum, saya sendiri merasa lebih konsen ke ISMAFARSI walaupun bukan itu arahan dari ketua umum. Intinya saya terus menerus memperjuangkan ISMAFARSI untuk lebih dihargai di HMF ‘Ars Praeparandi’ ITB. Saya ingin ISMAFARSI ‘dimanfaatkan’ teman-teman HMF untuk acara-acara yang mereka selenggarakan. Saya ingin HMF menularkan acara-acara mereka ke teman-teman satu Indonesia melalui ISMAFARSI. Saya ingin temen-temen HMF menjadi motor penggerak ISMAFARSI karena inilah wadah kita memajukan bangsa dari sisi ilmu kefarmasian.

Mengikuti LK 2 di Tasikmalaya

Mungkin ini adalah acara wilayah pertama yang saya ikuti dan saya memposisikan diri sebagai orang yang gak tau arah dan tujuan acara ini. Hal ini lebih dikarenakan saya yang tak lebih sekedar kewajiban menjalankan amanah sebagai manager divisi ISMFARSI di badan pengurus ISMAFARSI. Saya mengikuti acara ini dengan harapan lebih mengenal organisasi ini lebih dalam lagi sebelum saya terjun lebih lanjut. Sebenarnya dari materi yang diberikan, yang saya ingat saya tak dikenalkan lebih dalam. Namun, saya lebih dikenalkan melalui kegiatan yang dilakukan. Yang saya ingat dulu lebih diberikan materi tentang entrepeneurship dan kepimpinan, sedangkan ke-ISMAFARSI-annya menurut saya gak diberikan sama sekali lewat materi.

Menjadi SA Keuangan wilayah Bandung Raya

Aktif di ISMAFARSI adalah salah satu yang ingin saya capai guna memperluas jangkauan pertemanan karena saya sadar saya gak bisa mencapai itu dengan hanya mengandalkan teman-teman satu HMF ataupun ITB. Kenapa saya pilih jabatan SA Keuangan muungkin karena tugasnya yang bisa dibilang sangat-sangatlah mudah. Sebenarnya kepikiran juga untuk terjun dibidang lain, tapi karena dulu saya menganggap ISMAFARSI adalah organisasi yang sangat sempurna saya mengurungkan niat saya untuk mencoba hal yang lebih menantang. Walaupun kenyataannya tak seperti yang saya pikirkan sebelumnya, tujuan saya tetap tercapai. Dengan jabatan ini saya kenal orang-orang hebat dalam ISMAFARSI, termasuk saya jadi terbiasa ngobrol dengan Sekjend ISMAFARSI.

Rakerwil ISMAFARSI di Jatinangor

Rakerwil ini merupakan ajang penyampaian proker kepengurusan wilayah. Jujur, ini adalah pengalaman pertama saya memegang suatu jabatan di organisasi yang sudah mengarah ke arah keprofesionalitas. Saya pun masih belum bisa membedakan apa itu job desc apa itu proker. Sebagai SA Keuangan atau yang orang awam biasa sebut bendahara, tugas saya sebenarnya lebih mengarah ke arah job desc. Saya pun tak mempertimbangkan secara matang pekerjaan saya 2 tahun mendatang selama menjabat. Namun demikian, saya terus belajar dari berbagai pengalaman dan bisa dibilang saya tak gagal menjalankan amanah saya ini.

Menjadi Delegasi Rakernas ISMAFARSI

Sebenarnya menjadi delegasi bukanlah hal yang membanggakan bagi anak-anak HMF kenapa? Karena gak ada yang istimewa, termasuk harus menanggung biaya sendiri dan yang mau ayok aja. Namun itu hanyalah pandangan orang umum, bukan pandangan saya sebagai pribadi. Disini saya bertemu banyak teman, hampir dari seluruh wilayah Indonesia. Saya bertemu banyak dengan orang-orang hebat walaupun gak semuanya hebat, haha.Disini saya melihat bahwa delegasi tiap universitas maupun institusi adalah orang-orang terbaik dikampusnya, tapi hal ini tak belaku untuk kampus saya karena berbagai alasan. Hal yeng lebih saya dapet disini adalah pertemanan dan ilmu organisasi, sesuatu yang gak mungkin orang lain dapet kecuali ikut langusng. Karena kalau ilmu mungkin saja bisa kita transfer tapi kalo hal beginian pengalaman langung jauh lebih berkesan.

Sidang Komisi B Rakernas ISMAFARSI

Ini mungkin sedikit tergambarkan dalam peran saya menjadi delegasi, namun disini saya berusaha sedikit menjelaskan apa yang terjadi apa yang saya alami sebagai seorang yang terlihat dan emang baru dalam organisasi ini. Mungkin beberapa orang ada yang berpendapat bahwa saya harus sedikit menjaga sikap saya. Itu tak saya pungkiri bahwa itu salah.Saya termasuk orang-orang yang membuat panas suasana sidang dikomisi B ini yang lebih membahas ke arah pendidikan dan keprofesian. Apa yang saya perjuangkan emang benar tapi yang menjadi masalah adalah gak perlu diperdebatkan terlalu lama, mungkin. Kalau saya pribadi lebih mengarahkan bahwa apa yang saya lakukan lebih mengarah bahwa saya sebagai orang awam dalam organisasi ini yang terlalu termakan oleh isu-isu jelek terhadap organisasi ini. Dibalik itu, ikut sidang ini merupakan sesuatu yang akan tetap terkenang dalam pengalaman saya berorganisasi.

Muswil dan LPJ di Jatinangor

Mungkin ini adalah acara formal terakhir yang saya ikuti. Disini saya bersama teman-teman pengurus harian wilayah mempertanggungjawabkan apa yang kami lakukan selama hampir 2 tahun. Salah satu kata berkesan dari korwil adalah “terima kasih kepada SA Keuangan atas saran dan kritiknya, terima kasih juga atas pengelolaan keuangan wilayahnya”. Ada sesuatu yang ingin saya sampaikan dalam kalimat tersebut, tapi silahkan saja kalian jeli memahaminya, tak usah saya sampaiakn secara tersurat. Akhirnya LPJ diterima dan dilanjutkan dengan pemilihan korwil yang baru dengan terpilihnya Salma dari Unpad.

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: