Tips-Tips Menentukan Dunia Tugas Akhir


Tak terasa sudah 7 bulan menjalani tugas akhir 2, setelah satu semester sebelumnya menjalani formalitas sebuah tugas akhir 1. Mungkin saya memang termasuk golongan yang terlambat, tapi saya punya alasan kuat kenapa saya harus melambat. Dunia tugas akhir tentu menentukan proses seminar dan proses sidang, itu yang saya tahu. Bagi saya ada beberapa hal yang perlu dipikirkan sebelum kita menentukan dunia seperti apa yang kita inginkan untuk menjalani masa sebagai mahasiswa tingkat akhir.

Apa tujuan Tugas Akhir kamu?

Banyak tujuan seseorang dalam menjalani tugas akhir. Ada yang hanya menjalaninya sebatas formalitas/persyaratan memeperoleh gelar sarjana, ada juga yang ingin mengerjakan sesuatu yang membuat diri sendiri menjadi bangga, ada yang ingin cari tantangan, dimana jawaban terjujur hanya hati nurani yang akan menjawab. Tentunya semua ini nantinya akan berujung terhadap topik keilmuan yang akan didalami.

Keilmuan mana yang membuat kamu tertarik?

Setelah belajar selama 6-7 semester tentunya sudah banyak ilmu yang kita dapat walaupun tidak semuanya kita serap. Dari semua ilmu tersebut tentunya ada yang membuat kita terkesan atau setidaknya terbanyang apa yang bisa kita akukan dengan ilmu tersebut. Kombinasi materi yang kita dapat di perkuliahan dan keterampilan kita dalam praktikum merupakan modal utama memilih keilmuan Tugas Akhir. Di Farmasi tempat saya bernaung ada 5 kelompok keilmuan (KK) yaitu, Biologi Farmasi, Farmakokimia, Farmasetika, Farmakologi-Klinik, dan Olah Raga. Sebenarnya di setiap KK kita bisa mewujudkan tujuan tugas akhir kita, baik sekedar formalitas ataupun pembuktian kualitas. Selain karena potensi diri, faktor dosen juga mempengaruhi dalam mensukseskan tujuan Tugas Akhir.

Adakah dosen yang membuat kamu tertarik?

Mungkin banyak dari kita yang mengagumi dosen tertentu, entah karena keilmuan yang dimiliki, entah sikap yang dimiliki, entah untuk menghindari faktor-faktor tertentu. Semua bisa kita jadikan sebagai alasan untuk menggapai pilihan terbaik untuk kita. Di tempat saya bernaung ada tradisi ngetag dosen tapi tradisi itu saya anggap tak ada. banyak tipe dosen yang bisa dipilih, ada dosen yang selalu perhatian, ada dosen yang cuek, ada dosen yang percaya penuh terhadap mahasiswanya, ada dosen yang perfeksionis, ada dosen yang sibuk, ada dosen langsung memberikan solusi ketika kita bingung, ada dosen yang lebih mengarahkan kita mencari solusi sendiri, dan masih banyak lagi.

Dimana ‘teman-teman’ kamu berada?

Teman adalah salah satu sumber kekuatan sebuah semangat, apalagi bagi anak-anak perantauan. Satu angkatan mungkin memang berteman, tapi tentu kita punya teman-teman yang lebih spesifik. Kita bisa memilih KK berdasarkan pilihan teman-teman kita, dimana nantinya kita juga akan nyaman berada disitu. Bersama teman-teman yang lebih peduli sehingga akan memperlancar kerjaan Tugas Akhir.

Bagaimana kita mendanai Tugas Akhir?

Tugas Akhir tentunya tak kan lepas dari yang namanya biaya. Ditempat saya bernaung memang diberi jatah biaya Tugas Akhir. Namun belum tentu biaya tersebut sanggung menutupi semuanya karena semua itu juga tergantung Tugas Akhir seperti apa yang kita pilih. Kita tentu saja dapat memperkirakan pengeluaran selama Tugas Akhir dari kakak angkatan ataupun lainnya. Dari situ kita dapat mempertimbangkan biaya menjadi salah satu faktor. Mungkin memang ada celah lain jikalau kita memang sudah mateng dengan suatu tema Tugas Akhir tapi terbentur biaya, misal dengan cari beasiswa. Cara lain adalah dengan mengerjakan proyek dosen. namu ada resiko yang harus kita terima dengan mengerjakan proyek dosen, misalnya kita terbatas memilih dosen, kita terbatas memilih topik keilmuan, kerjaan dan keilmuan bisa lebih sulit, dan kita diikat dalam waktu tertentu.

Demikian sedikit tulisan yang bisa saya tuangkan berdasarkan apa yang saya alami dan saya perhatikan dilingkungan saya. Banyak hal yang bisa kita pertimbangkan dalam mencapai sebuah keputusan. Keputusan itu juga masih bisa kita pilih, keputusan terbaik menurut kita, keputusan terbaik untuk kita, keputusan terbaik menurut orang lain, keputusan terbaik untuk orang lain maupun kombinasinya.

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: