12 Momen Paling Berkesan Selama 2012


Nge-Lab Santai Tugas Akhir

Mungkin saya termasuk orang yang rajin ke lab (bukan rajin ngerjain TA di lab) diantara teman seangkatan, terkhusus KK Biologi Farmasi. Walaupun begitu saya lulusnya Oktober dan bukan juli. Hal ini bukan karena saya gak mampu menyelesaikan kerjaan lab sebelum Juli atau kerjaan saya terlalu rumit untuk saya, tapi lebih ke planing awal saya dan sekedar menjaga trend semangat. Ngelab santai bagi saya lebih berkesan dan terasa nikamtnya. Hasil lab dan cara saya bekerja pun bisa dibilang membanggakan, terkhusus buat pembimbing utama saya. Kadang saya lembur walaupun datengnya siang. Hari pertama buka puasa pun saya di lab. Ya, saya berhasil menutup pendidikan saya di ITB dengan cara saya tersendiri dan saya puas dengan apa yang saya capai.

Seminar Tugas Akhir

Seminar TA sudah saya siapkan jauh-jauh hari. Dulu saya sempat berfikir gak akan mau kuliah yang pake TA semacam ini tapi rencana Tuhan mengarahkan saya untuk melakukannya. Walaupun kerjaan saya sederhana, saya cukup PD membawakannya karena saya merasa benar-benar mengerti apa yang saya bawakan. Walaupun ini terkesan formalitas belaka namun tetap saja ini adalah bagian dari tanggung jawab yang harus tetap dijalani dengan khidmat. Persiapan saya lakukan dengan baik karena memang sesuai rencana saya. Saya selesai dengan kerjaan lab satu bulan sebelum seminar sehingga ada waktu satu bulan untuk persiapan sekalian iseng-iseng men ke lab ‘memotivasi’ teman-teman yang lain. Topik TA saya cukup standar namun bagi saya sudah cukup memuaskan diri sendiri dan memuaskan dosen pembimbing. Saya rasa apa yang diharapkan dosen pembimbing sudah saya jawab dengan pekerjaan dan hasil yang baik. Semua saya jalani dengan santai karena ternyata Tuhan ‘memuluskan’ jalan yang pilih dan harus pilih. Hal inilah yang menjadikan kerjaan yang sederhana menjadi terasa begitu indah dan menyenangkan.

Sidang Sarjana

Sidang sarjana menjadi momen krusial dalam kelulusan. Semua orang merasa takut kalo-kalo tidak lulus. Semua orang mempersiapkan dengan matang dengan berbagai cara belajar termasuk belajar bareng. Mungkin saya memang merasakan ketakutan itu tapi saya rasa ketakutan itu cuma saya hadapi dengan persiapan yang paling biasa diantara teman-teman saya. Belajar saya mungkin yang paling santai walaupun kesan serius tetap saya tunjukkan. Satu hari menjelang sidang saya malah jalan-jalan ke kampus mencari inspirasi dari teman-teman yang sidang duluan. Malemnya cuma baca bundel sidang gaya baca koran dan istirahat cukup. Hari sidang dateng dengan hati yang semakin tegang tapi hati kecil saya seolah-olah mendorong kepercayaan diri bahwa saya pasti lolos. Perasaan super PD ini juga dibarengi rasa ‘pesimis’ saya bakal lulus dengan peringatan. Waktu sidang saya seolah-olah tahu suasana sidang dan dengan ‘liciknya’ memanfaatkan kelemahan sistem jika memungkinkan. Waktu 45’ yang katanya super lama ternyata emang gak kerasa kalau menghadapi 7 penyidang. Keluar sidang hati kecil saya berkata saya pasti lulus tapi dengan peringatan. Keluar sidang tentunya banyak cerita dengan teman-teman yang lain. Seperti biasa, dalam dunia farmasi yang penuh dengan ‘kebohongan’ semua orang bilang gak bisa jawab, banyak yang salah jawab atau lainnya. Mungkin cuma saya yang super PD bilang ‘tadi bu lusi bilang ngapain aja kau belajar 4 tahun di farmasi? gak pantes’ tapi masih PD jaya.

Dengan makin gencarnya cerita ‘kebohongan’ teman-teman saya, saya sempat minder apakah saya akan lulus atau tidak. Sampai akhirnya di sore harinya pengumuman itu dateng dan dibacakan satu per satu. Sampai nama saya disebut dan kemudian dikatakan ‘lulus dengan peringatan di bidang farmaseutika’. Dalam hati saya cuma bisa bersyukur dan berkata ‘ini sesuai perkiraan’. Ini menjadi kebanggaan sendiri buat saya pribadi karena target saya dengan kehidupan akademik yang carut-marut saya masih bisa lulus dengan masa studi 4 tahun. Mungkin bagi sebagian sangat besar teman satu angkatan lulus oktober adalah yang dihindari dan lulus juli itu adalah harus. Namun bagi saya pribadi ini sudah lebih dari cukup.

Sidang Terbuka Peresmian Gelar S. Farm

Sabtu, 20 Oktober 2012 saya kembali memasuki ruang sasana budaya ganesha, tempat yang dulu kala meresmikan saya sebagai mahasiswa ITB. Kini saya kembali masuk untuk diresmikan sebagai sarjana farmasi.

Kehidupan dan Arak-Arakan Sebagai Oktopus

Akhirnya merasakan juga yang namanya diarak. Suatu kekhasan yang menurut saya hanya ada dikampus saya karena saya gak pernah mendengar hal yang beginian ada dikampus lain. Diarak itu emang capek tapi sangat menarik untuk dikenang. Dapat urutan hampir buncit tapi untuk gak buncit-buncit amat. Namun begtu tetap saja selesainya tetep menjelang maghrib. Kehidupan lain sebagai oktopus adalah kekompakannya karena ketika jumlahnya sedikit lebih mudah diatur dan foto oktopus pun bisa terlaksana.

Escape from Bandung

Entah dari mana asal muasalnya, ketika saya sedang maen ke himpunan saya ditawarin Manda dan Fitri untuk ikut agenda jalan-jalan mereka. Secara pertemanan saya gak begitu kenal mereka kecuali saya suka isengin mereka (semua orang juga sih) dan mereka menggap saya jahat. Apapun itu saya termasuk orang yang easy going, jadi ya mau-mau aja diajak jalan. Waktu terus berjalan tentunya sampai juga ke perjalanannya mulai dari Bandung-Wonosobo-Kebumen-Cirebon dan sampai Bandung lagi, bersama 2 orang lagi yaitu Hubbi dan Laras. Tentu saja ini salah satu momen yang berkesan bagi saya dan bisa dibilang dengan perjalanan ini saya mempunyai lingkaran pertemanan yang baru. Saya rasa mereka juga gak menyesal mengenal saya lebih jauh dan saya tau karakter mereka lebih jauh. Dari berbagai peristiwa dalam perjalanan lebih membuka mata saya tentang arti pergaulan dan cara pandang dalam bergaul.

Bermotor Jakarta-Bandung

Ini adalah pengalaman saya bersepeda motor dengan jarak jauh. Hal ini berawal dari adek yang sudah mau meninggalkan Jakarta tapi masih ada motor sehingga motor terkesan nganggur. Oleh karena itu motor bisa saya pakai tapi resikonya adalah saya harus ambil dan bawa sendiri untuk ke bandung. sebenarnya agak gak PD mau bawa dari Jakarta ke Bandung. Pertama karena saya gak tau jalan dan yang kedua saya sebetulnya gak mahir-mahir amat bermotor apalagi sudah sekian lama gak bermotor. Dengan segala rintangan yang telah saya ceritakan sebelumnya akhirnya motor itu bisa nagkring juga dikosan dalam waktu satu hari.

Hari Ulang Tahun ke 22

Hari ulang tahun ke 22 yang bertepatan dengan 11 Juni 2012 dikejutkan dengan giliran surprise dari mantan teman-teman BP. Awal kejutan agak gak aneh walaupun mendekati waktunya agak ganjil, tapi secara keseluruhan cukup mengecoh. Saya senang dengan apresiasi teman-teman sekalian yang bersedia meluangkan waktunya untuk saya.

Lebaran Idul Adha

Lebaran ditahun 2012 masehi adalah lebaran idul adha saya yang ketiga di Bandung. Seperti biasa kegiatan utama adalah nyate bareng warga Perhimak Bandung. Karena udah termasuk yang senior jadi gak perlu repot-repot bantu semua proses nyate dan yang paling penting adalah tinggal icip-icip saja dengan sedikit bantu menggarang sate. Momen seperti ini adalah salah satu momen kebersamaan dalam rentang waktu yang lama, biasanya dari dzuhur sampai ‘isya terus dalam kebersamaan.

Memulai Kuliah dan Peran dalam PSPA ITB Oktober 2012

Syukur alhamdulillah saya masih bisa memulai pendidikan apoteker dengan normal, yaitu memulai dengan sebagian besar teman-teman saya. Ini masih sesuai skenario yang saya inginkan ketika menjalani pendidikan di ITB. Ada keuntungan dan ada kerugiaannya ketika jalan ini saya ambil. Keuntungan utama adalah saya gak perlu terlalu beradaptasi untuk mengenal teman-teman lain. Ini adalah salah satu cara untuk menjaga semangat saya dalam menempuh studi karena terus bersama orang-orang yang saya kenal sehingga lebih mempermudah keberjalanan studi. Kerugiaannya adalah rebutan partner ujian. Kelemahan selanjutnya adalah saya akan kesulitan menunjukkan prestasi khususnya dibidang akademik karena semua orang tahu angkatan saya termasuk angkatan yang gila akan akademik. Adapun saya pribadi merasa bukan sebagai ambisius akademik. Namun begitu saya tetap bangga menjadi bagian kelompok berprestasi, saya hanya berharap ikut kecripatan akan prestasi itu.

Lebaran Idul Fitri

Lebaran Idul Fitri selalau jadi momen istimewa setiap tahunnya. Ini adalah momen kami sekeluarga menyambung tali silaturahmi lebih erat dan bertemu dengan berbagai sanak famili yang jauh serta jarang ketemu.

LPJ BPH Wilayah ISMAFARSI Bandung Raya

ISMAFARSI Bandung Raya adalah salah satu tempat saya belajar, belajar organisasi, belajar bersosialisasi, dan lain sebagainya terutama dengan lingkungan non ITB. Sabtu, 2 Juni 2012 adalah momen saya harus ikut menemani Korwil menyampaikan LPJ, dimana saya salah satu tim BPH, yaitu Staf Ahli Keuangan. Akhirnya kami mengakhiri kebersamaan kami selam 2 tahun yang penuh dengan cerita dan pembelajaran.

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: