PKPA Industri : Mengintip Dunia Kerja dengan Mencari Pembelajaran dan Pengalaman


Hampir sekira 2 bulan saya berkesempatan mengintip dunia industri secara langsung. Mungkin ini adalah kedua kalinya buat saya tapi pada kesempatan ini terasa lebih intens. Selain sebagai pemenuhan kewajiban kuliah PSPA, saya lebih menekankan adanya pembejaran dan pengalaman yang bisa saya gali dari lingkungan industri. Kebetulan sistem penempatan adalah dengan metode undian yang mana saya mendapatkan salah satu perusahaan BUMN, yaitu PT Kimia Farma Plant Bandung. Mungkin memang sedikit ada keraguan diawal tapi entah kenapa seolah ada yang menuntun saya tetap memilih sesuai hasil undian. Namun saya rasa Tuhan memang selalu menuntun makhluk-Nya untuk menemui jalan yang mereka harapkan.

Minggu pertama diisi dengan mengenal semua bagian pabrik mulai dari gudang, unit produksi, unit perencanaan produksi, unit sistem mutu, dan lain sebagainya. Minggu pertama ini terkadang masih terlihat membosankan dengan jadwal yang kadang berubah-ubah dan belum dapet tongkrongan yang pasti. Pada pengenalan ini tentunya kita bisa membandingkan teori yang kita dapatkan di kuliah dengan apa yang terjadi di lapangan. Kita menjadi paham bagaimana sebuah teori diterapkan secara langsung.

Minggu selanjutnya sudah ada tugas khusus yang menanti yang kebetulan saya kebagian di bagian kualifikasi dan validasi. Tak kalah pentingnya saya sudah kabur ke tempat tongkrongan yang lebih menarik. Dua minggu pertama saya manfaatkan untuk penelusuran pustaka dan mengira-ngira apa yang bisa saya lakukan. Dua minggu pertama ini seolah masih terserah saya mau ngapain. satu minggu kemudian mulai ada arahan dari supervisor kualifikasi dan validasi. Setelah itu, selama dua minggu saya intens mengerjakan semua pengolahan  yang telah saya canangkan. Disini saya seolah mencoba segala perhitungan sambil dengan mengacu pada teori yang juga baru saya pelajari selama PKPA. Disinilah saya mulai menyadari bahwa seorang apoteker seolah dituntut sempurna dalam keilmua. Sempurna dalam artian menguasai berbagai ilmu termasuk non farmasi, termasuk statistika untuk menilai kehandalan suatu proses.

Dua minggu ini saya menjejali diri sendiri dengan berbagai teori yang saya baca kemudian didiskusikan dengan pembimbing maupun supervisor terkait untuk dikombinasikan dengan dengan pengalaman yang mereka punyai. Disinilah saya belajar untuk mencoba mengkombinasikan idealisme yang saya dapatkan di kuliah dengan realita yang ada di lapangan. Awalnya terlihat simple tapi ketika ditelusuk lebih mendalam banyak sekali hal-hal yang harus dipertimbangkan, apalagi terkait dengan auditor eksternal ketika menilai sebuah sistem. Banyak sekali pembelajaran yang saya peroleh dalam mengerjakan tugas khusus ini, termasuk bagaimana rasanya dikejar deadline di dunia kerja. Walaupun dalam dunia kuliah itu adalah hal yang biasa.

Minggu++ terakhir adalah waktu nyantai, seolah sekedar absen otak-atik laopran tugas khusus serta persiapan menuju presentasi. Seolah selama PKPA sudah terancang sesuai yang saya inginkan nyante di akhir. Suasana in hampir mirip dengan ketika saya menjalani tugas akhir, berawal dari kebingungan tapi berakhir dengan kepuasan terhadap pembelajaran dan pengalaman yang saya peroleh. Bukan angka yang saya jadikan jadikan kebanggaan tapi lebih ke kepuasan yang saya dapatkan. Dengan keadaan yang sebegitu mirip seolah saya terlalu PD dengan apa yang akan saya presentasikan tanpa berusaha menggali keadaan lingkungan. Kesalahan fatal yang saya lakukan adalah gagal menyampaikan apa yang saya kerjakan kepada orang yang tak mengetahui proses kerjaan saya. Mereka seolah bangga dengan kerjaan saya tapi itu terungkap ketika rangkaian presentasi berakhir, buka saat saya selesai menerangkan slide maupun menjawab pertanyaan satu persatu. Ya, dari sini saya menyimpulakan bahwa saya harus lebih giat lagi belajar teknik komunikasi yang baik dan efektif.

Satu hal yang saya sesali juga adalah saya belum bisa memaksimalkan sosialisasi. Banyak faktor yang melatarbelakangi baik dari lingkungan maupun saya sendiri. Dari faktor lingkungan saya seolah terisolir dalam ruangan tersendiri dan tergabung dengan teman-teman yang memang sudah saya kenal. Selain itu jarang ada keformalan yang mengharuskan saya untuk berinteraksi dengan mereka. Dari sisi saya sendiri mungkin saya belum berani terbuka untuk membuka forum karena dalam hal ini seolah saya terlambat belajar. Dari kejadian ini terus memacu semangat saya untuk berani mengambil sebuah keterpaksaan guna melatih kemampuan sosialisasi saya. Bagi saya keterpaksaan tidak selalu berujung buruk, hal itu tergantung kita dalam menetapkan tujuan untuk menjalaninya. Ya, banyak sekali pembelajaran yang saya peroleh selama PKPA. Terima kasih kepada PT Kimia Farma Plant Bandung atas pembelajaran dan pengalaman yang telah diberikan, semoga dua bulan itu kita saling memberikan manfaat yang terasa bagi kepentingan masing-masing.

About Asyhar


One response to “PKPA Industri : Mengintip Dunia Kerja dengan Mencari Pembelajaran dan Pengalaman

  • fatwa pranata

    Pertanyaan “melakukan apa saja” dan “seperti apa gambarnya” selalu ada di kepala saya dari awal paragrap sampai akhir paragrap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: