Diam


Kita tak perlu menuntut orang lain untuk berbicara
Mungkin diam mereka bentuk dari jaga perkataan buruk
Karena diam itu emas

Kita tak perlu menanyakan persetujuan
Mungkin diam mereka dalah sebuah jawaban
karena diam itu pertanda setuju

Kita tak perlu pusing meminta saran
Mungkin diam mereka tanda toleransi mereka
Karena diam itu terserah

Kita tak boleh sedih ketika didiamkan
Mungkin diam mereka adalah kepedulian
Karena diam itu memantau

Kita juga tak boleh terlalu terlena
Mungkin diam mereka adalah ketidakpedulian
Karena diam itu mengabaikan

Kita tak perlu terburu-buru minta reaksi
Mungkin diam mereka memang sedang menunggu
Karena diam itu sabar

Kita juga tak boleh terlalu sabar menanti
Mungkin diam mereka butuh hanyalah pertanyaan retorika
Karena diam itu menunggu

Semua keadaan itu ada, semua alasan itu logis
Tapi masing-masing punya konteks situasi yang berbeda
Mari belajar kedewasaan dari sebuah Diam

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: