Dibalik Layar: Menjelang Ujian Apoteker


Disinilah kalian akan semakin merasa yakin bahwa kekuatan doa dan amalan ibadah lainnya bakal sangat terasa efeknya. Kerja dengan baik belum tentu membuat kamu lulus. Ujian juga bukan hanya menguji kemampuan akademik semata. Kebersamaan, kesatuan & kekompakan satu angkatan, kepedulian antar sesama, kesabaran, ke-#harapmaklum-an, dan lain sebagainya akan menghiasi perjalanan ujian ini. Inilah saat kita benar-benar dibentuk untuk menjadi kompeten, tidak hanya kompeten dalam menguasai ilmu pengetahuan kefarmasian tapi juga keterampilan bekerja dan kesantunan beretika.

Sistem belajarnya gimana yg efektif?

Menurut saya paling nggak kamu harus ngerti poin kritis bidang peminatan kamu (PPM atau PF). Kuasai aspek-aspek penting dari tiap bagian: deskripsi umum, bidang farmakologi, formulasi, pengujian mutu, analis, brosur, dan kemasan. Ini bisa dilakukan dengan simulasi mengerjakan soal secara mandiri, gak usah perhitungkan waktu yg penting paham aja. Saya saranin minimal pernah ngerjain 1 soal dengan bener. Perlukah mengerjakan semua jenis sediaan? Itu terserah dan tergantung waktu yang ada. Jujur kalo saya hanya simulasi satu kali, nulis hanya sampai deskripsi umum, sebagian farmol, dan sebagian analisis, sisanya saya sekedar ngumpulin pustaka dan mempelajarinya. Paling nggak baca jurnal-juran terbaik angkatan-angkatan sebelumnya, kalo bisa baca semua sediaan. Nanti bandingin dengan poin-poin penilaian yg diberikan oleh SF.

Bagaimana dengan JSS + TS?

Tergantung angkatan kalian, udah ada tim revisi atau belum. Udah ada atau belum, saran saya diskusikan minimal dg teman satu kavling. Saling bertukar pemahaman dan koreksi jika ada yang salah. Jangan malas belajar kelompok. Kalau kamu bukan tipe yang aktif, cari temen kavling yg bisa aktif. JSS kerjaan teman atau turunan taun lalu itu belum tentu benar. Begitu juga dengan TS, bahas bareng dg yg lain. Satu catatatn penting adalah JSS itu sekedar memandu bukan pustaka, kalo bisa modifikasi JSS sendiri saja, hitung-hitung sembari belajar. Sesuaikan dengan poin-poin penilaian dari prodi.

Buku apa saja yg perlu dipersiapkan?

Buku yg kita punya gak harus lengkap, sesuaikan dengan keuangan dan efektifitas penggunaan. Sesuaikan dengan buku bersama yang ada. Buku pribadi yang efektif saya pakai hanyalah FI IV + Suplemen dan AHFS, sisanya motokopi aja. Intinya jgn asal beli buku, kecuali memang pengin punya koleksi dan pengin aman.

Kepanitiaan ujian?

Intinya saya sebagai yg cukup tau seluk beluk dan ribetnya ngurusin, cuma bisa berpesan: jangan merepotkan teman-teman kalian yg ngurusin kalo kalian bukan yg terlalu ngurusin. Ikuti aja kebijakan mereka. Kalo kalian ikut bantu, bantulah dengan ikhlas karena akan ada balesan yg kadang tak terduga dari Tuhan. Kebijakan kepanitiaan itu bukan hanya harus dijalankan oleh peserta ujian tapi juga partner ujian karena mereka juga akan terlibat secara langsung. Mereka (insyaalloh akan) bekerja ikhlas tapi jangan terlalu membebani mereka karena mereka juga peserta ujian.

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: