Dibalik Layar: Ujian Praktek (Lab Pengawasan Mutu)


hplc

Sebenarnya penempatan di Lab PM sudah saya prediksi sejak saya dapet soal ujian pas UPP dan prediksi itu tak melesat. Ketika mendapatkan surat kontrak, saya kebagian metode KCKT untuk identifikasi dan penentuan kadar, baik bahan baku aktif maupun sediaan. Sebenarnya antara senang dan tidak, senang karena sekali kerja dapet semua data tapi sedih karena saya gak pernah pegang KCKT selama S1. Disisi lain anak-anak yang kebagian KCKT punya keuntungan lebih untuk melakukan Uji Keseuaian Sistem sebelum hari-H menggunakan bahan baku aktif sesuai soal. Selain identifikasi dan penentuan kadar, surat kontrak juga mensyaratkan pengujian kemurnian bahan baku aktif. Uji kemurnian yang saya dapat adalah uji logam berat, susut pengeringan, dan rotasi optik. Alhamdulillah semua kerjaan beres dalam 2 hari sehingga hari ketiga tinggal  menyelesaikan jurnal dan perhitungan. Merasa beruntung juga adalah ketika dapet Lab PM karena punya track record kelulusan yang bagus, bisa kerja rame-rame, dan dosen-dosennya terkenal baik-baik. Kerugiannya cuma satu, ribet sebelum dan sesudah ujian dan sangat butuh kebersamaan.

Bagi beberapa orang akan mengatakan bahwa dapet ab PM itu jaminan lulus. Kerjaannya juga bakal lebih enak. Pengawasan gak terlalu ketat, dosen juga gak akan nayain seputar teori selama pengerjaan, gak kayak dilab lain yang udah kayak diinterograsi oleh pengawas ujian. Di lab PM cukup laorin hasil penimbangan dan hasil pengerjaan aja. Mungkin kata orang emang beban kerja anak PM itu lebih ringan tapi sejatinya anak lab PM punya beban tersendiri. Coba aja ntar rasain, haha… Dimana kebagian lab ujian praktek kan sebenarnya yang penting lulus, kita tau apa yang kita kerjakan, kita tau titik kritis apa yang kita kerjakan, ikuti aturan main yang telah ditetapkan dosen, dan saling pengertian sesama anggota lab.

Hal yang perlu diperhatikan bagi yang ujian praktek di lab PM:

  • Akan ada pengarahan dari pak amir setelah penyiapan alat dan bahan selesai. Koordinatornya atur-atur aja jadwalnya dengan pak Amir (kalo belum pensiun). Ada juga penjelasan penggunaan masing-masing alat oleh analis.
  • Kerja anak lab PM itu gak cuma pas hari ujian aja, tapi seminggu sebelum ujian dan minimal 3 hari setelah ujian.
  • Alat dipinjam atas nama semua anak yang dilab PM bukan per individu. Pembagiannya diserahkan ke koordinator. Alat udah gak mungkin mengakomodir kebutuhan setiap orang. Pinter bagi-bagi aja, misalnya yang sediain alat per paket per alat kayak KCKT.
  • Bahan dihitung secara individu, lalu dijumlah, untuk satu lab, baru dimintakan ke SF secara kolektif.
  • Jangan berlebihan minta bahan, setiap orang minta seminimal mungkin. Jangan mengikuti ketentuan jumlah dari farmakope atau pustaka lainnya. Cukup perbandingannya aja yg perlu disamakan. Sesuaikan dengan kenyataan jumlah yang akan dipakai selam ujian. Setelah dikompail satu lab baru deh dilebihin 10%. Pengalaman kemarin cukup berlebihan sisanya, mungkin memang gak lebih baik lebih dari pada kurang tapi akan lebih baik lagi kalo pas. Inget aja bahwa semua aspek itu diperhatikan dosen, bukan hanya hasil semata.
  • Jaga kekompakan satu lab, jangan ada yg terlalu egois. Kalo yng anak ITB kalian akan kembali ke masa-masa jaman praktikum AFA-AFO. Kalau gak kompak se lab bisa berantakan dan memberatkan sebagian orang.
  • Setelah selesai ujian langsung urusin pengembalian alat dan bahan yang tersisa, kalo belum beres pengumuman yudisium gak akan dikeluarkan/dilaksanakan.

Dengan sedikit drama menjelang yudisium, akhirnya Lab PM dinyatakan lulus 100%. Ini berarti saya juga termasuk yang lulus. Syukur alhmadulillah atas karunia Alloh SWT atas nikmat-Nya ini. Terima kasih telah melegakan hati orang tua hamba-Mu ini dengan gelar profesi ini. Terima kasih telah memudahkan jalan saya dalam meraih gelar profesi ini. Mudah-mudahan saya bisa konsisten pada bidang ilmu yang telah Kau pilihkan dan semoga ilmu yang saya peroleh dapat memberikan manfaat yang terasa bagi saya dan orang lain.

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: