Puncak lagi!


Entah untuk yang keberapa kalinya touring ke arah puncak. Jalanannya emang selalu macet, apalagi kalau weekend, tapi itu tak mengendurkan semangat untuk menerobosnya. Perjalanan dari Depok yang memakan waktu 2-3 jam pun tidak jadi masalah. Di area puncak sendiri sebenarnya gak macet, jalanan yang halus dan sepi dipadu udara yang dingin bakal terasa asik buat melepas penat pikiran yang kadang suntuk akibat kerjaan.

Banyak sekali objek wisata di area puncak dan tujuan kami kali ini adalah Little Venice di Kota Bunga, Cipanas. Little Venice merupakan sebuah area wisata yang terdapat di sebuah komplek perumahan bergaya eropa. Pada umumnya rumah-rumah berupa villa yang disewakan kepada para turis, kebanyakan turis-turis arab. Little Venice sendiri terdiri dari beberapa area antara lain daua dengan beberapa jenis perahunya, bangunan muka yang mirip-mirip coloseum di Roma, patu singanya Singapura, gaipara ala Cina di tengah danau, dan beberapa bangunan berarsitek Eropa. Sama halnya tempat wisata yang lain, Little Venice cocok buat jeprat-jepret ria sambil bergaya semaunya.

Perrjalanan kali ini pun hanya bermodalkan informasi bahwa Little Venice itu berada di daerah Kota Bunga, Cipanas. Seperti biasa, google maps jadi andalan untuk cari letak sebenarnya. Walaupun sempet nyasar, akhirnya ketemu juga. Little Venice ini letaknya ada jalan arah Taman Bunga Nusantara yang telah kami kunjungi sebelumnya. Belokan setelah puncak pass dan sebelum belokan ke arah Gn. Gede Pangrango. Bakal ada papan gede penunjuk arah ke Taman Bunga Nusantara yang bisa kita jadikan patokan. Masuk ke dalemnya juga gak terlalu jauh, kurang lebih satu kilometer dengan satu belokan ke arah kanan, lalu kita akan disuguhi komplek yang bertuliskan Little Venice dikiri jalan.

Sepulang dari Little Venice, kami sempatkan mampir ke puncak pass. Ya, beberapa kali maen ke puncak, ini pertama kalinya saya benar-benar menyusuri perkebunan teh sambil menikamti udara segarnya puncak berteman kopi hitam. Ngobrol ngalor ngidul sembari melamaskan otot yang kaku membuat lupa waktu yang terus berjalan. Puas berfoto, kami pun memutuskan melanjutkan perjalanan ke bawah menuju kota Depok kembali. Sampai akhirnya touring kali ini ditutup dengan bakmi jogja depan Yanmar yang konon katanya enak. Terima kasih Hargi, Diah, dan Fauzi atas akhir Agustusnya!

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: