Ambisi


Oktober ini adalah bulan ke-7 saya menjalani pekerjaan kedua saya sebagai pharmacist. Menilik beberapa target yang saya tetapkan, semua masih on track dengan sedikit penyesuaian. Tempat kerja memberi apa yang saya mau, bahkan ada tempat kerja yang menawari saya dengan nilai lebih dan gengsi lebih saya tolak demi prinsip loyalitas. Tiga bulan probation saya jalani dengan membusungkan dada, entah saya yang memang bisa menjual diri atau memang mereka gak mau repot cari pengganti. Saya mencoba mengembangkan imajinasi keilmuan saya, berdiri tegak diatas idealisme mengejar ambisi yang membara.

Waktu berjalan, pemikiran pun berkembang. Penyesuaian bisa terjadi dengan melihat posisi & potensi serta melihat kondisi tempat berada. Kadang seperti terlintas sebuah bayangan yang entah darimana datangnya. Promosi berlebihan adalah alasan ketakutan mengambil langkah lebih besar. Kemalasan adalah sisi lain penolakan penyesuaian ambisi.

Kadang saya bertanya-tanya, apa ambisi sekarang ini? Melihat apa yang sudah didapat, saya sebenarnya tak perlu ambil pusing. Toh, target tahun ini sudah sesuai. Disisi lain, tempat berada selalu ‘meminta’ untuk dieksploitasi. Tentunya dengan sebuah perjuangan karena ada satu kelemahan saya yang harus saya kembangkan untuk melakukan eksploitasi ini. Atasan selalu bilang, “lo cukup dan nyaman kayak gini terus? Klo mau berkembang ambil peluang, gak dihargai disini, lo bisa jual ditempat lain kan?”. Sebenarnya untuk berkembang kita tak perlu menyingkirkan kelemahan, tapi cukup mengoptimalkan kemampuan. Kemauan, itulah satu hal yang harus kita biasakan. Motivasi, itulah yang harus kita cari. Bismillah, semoga Alloh terus menumbuhkan kemauan dan menitipkan amanah motivasi dalam diri saya ini.

About Asyhar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: